Search engine adalah mesin pencari, dimana kita bisa ketik kata kunci (keyword) lalu muncul saran - saran halaman web yang berisi informasi yang sesuai dengan yang kita cari. Mesin pencari ada banyak selain google namun memang google salah satu search engine terbesar. Selain google ada bing, yahoo, duckduckgo, yandex, baidu, qwant, dan masih banyak lagi. Masing - masing search engine memiliki keunikannya masing - masing dan pesaing google rata - rata mengedepankan penjagaan privasi (data pengguna) karena google seenaknya menggunakan data kita untuk layanan iklan mereka.
Walau begitu kebanyakan kita masih menggunakan google sebagai mesin pencari utama sehingga memanfaatkan google sebagai salah satu penghasil traffic ke web kita adalah keputusan yang tepat. Menurut riset sekitar 74% orang buka internet mencari informasi dengan bantuan google sehingga bila ada orang yang mencari sesuatu dan mampir ke webmu, bisa langsung jadi pelangganmu atau audience setia konten - konten Anda.
Namun karena SEO ini lebih tua dibanding semua channel marketing maka untuk bisa masuk ke dalam halaman 1 google kita bersaing dengan web - web besar dan marketplace/e-commerce besar sehingga lebih sulit daripada masuk explore ig atau jadi suggested post di fb. Kabar baiknya kita masih bisa bertengger di halaman 1 karena bentuk pencarian sudah sangat beragam dan kita bisa cari celah dimana bisa jadi spesialis konten tertentu lalu mengumpulkan backlink yang bagus lewat reputasi yang kita bangun tersebut.
Di dunia digital ini banyak dari traffic yang datang ke webmu adalah hasil pencarian di google, kenapa? Bila dia lihat brandmu di baliho, nyarinya di google. Bila dia datang ke eventmu tapi gak tau sosmedmu maka dia akan nyari di google. Anggapan bahwa google tahu segala sesuatu adalah hal yang lumrah di masyarakat kita sehingga memanfaatkan hal ini bisa ngeboost pengunjung web mu.
Namun karena SEO ini lebih tua dibanding semua channel marketing maka untuk bisa masuk ke dalam halaman 1 google kita bersaing dengan web - web besar dan marketplace/e-commerce besar sehingga lebih sulit daripada masuk explore ig atau jadi suggested post di fb. Kabar baiknya kita masih bisa bertengger di halaman 1 karena bentuk pencarian sudah sangat beragam dan kita bisa cari celah dimana bisa jadi spesialis konten tertentu lalu mengumpulkan backlink yang bagus lewat reputasi yang kita bangun tersebut.
Di dunia digital ini banyak dari traffic yang datang ke webmu adalah hasil pencarian di google, kenapa? Bila dia lihat brandmu di baliho, nyarinya di google. Bila dia datang ke eventmu tapi gak tau sosmedmu maka dia akan nyari di google. Anggapan bahwa google tahu segala sesuatu adalah hal yang lumrah di masyarakat kita sehingga memanfaatkan hal ini bisa ngeboost pengunjung web mu.
Karena memanfaatkan search engine berarti juga memanfaatkan platform orang lain maka web teman - teman juga bisa kena penalti dan akan di blacklist google sehingga tidak akan terbaca bila ada yang mencari kata kunci yang ada di web teman - teman. Yang dulu ramai adalah ngakalin buat backlink dari web zombi secara massive seakan - akan web kita punya reputasi yang besar padahal isi kontennya sampah semua.
Intinya google ingin merekomendasikan web yang pas dengan apa yang dicari orang - orang dan kita sebagai marketer berusaha untuk memenuhi kebutuhan itu sambil sisipin link untuk ke web kita atau landing page kita agar jualanan kita juga semakin laris dan brand yang kita bangun terus tumbuh dengan baik dan besar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar