Selasa, 24 Maret 2015

LANDASAN FILOSOFI SJSN

Pemikiran mendasar yang melandasi penyusunan SJSN bagi penyelenggaraan jaminan sosial untuk seluruh warga negara adalah sebagai berikut :

Penyelenggaraan SJSN berlandaskan kepada hak asasi manusia dan hak konstitusional setiap orang :
UUD Negara RI Tahun 1945 Pasal 28H ayat (3) menetapkan, "Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia bermanfaat."

MENGAPA SJSN?

Selama kurang lebih 4 (empat) dekade, Indonesia telah menjalankan beberapa program jaminan sosial, namun baru mencakup sebagian kecil masyarakat, Sebagian besar rakyat belum memperoleh perlindungan yang memadai. Disamping itu, pelaksanaan berbagai program jaminan sosial tersebut belum mampu memberikan perlindungan yang adil dan memadai kepada para peserta sesuai dengan manfaat program yang menjadi hak peserta.

Sehubungan dengan hal tersebut, dipandang perlu menyusun SJSN yang mampu mensinkronisasikan penyelenggaraan berbagai bentuk jaminan sosial yang dilaksanakan oleh beberapa penyelenggara agar dapat menjangkau kepesertaan yang lebih luas serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi setiap peserta.


APA SJSN?

Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN)

Adalah suatu tata cara penyelengaraan program jaminan sosial oleh beberapa badan penyelengara jaminan sosial.


SJSN adalah program Negara yang bertujuan untuk memberi perlindungan dan kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui program ini, setiap penduduk diharapkan dapat memenuhi kebutuhan hidup dasar yang layak apabila terjadi hal-hal yang dapat mengakibatkan hilangnya atau berkurangnya pendapatan, karena menderita sakit, mengalami kecelakaaan, kehilangan pekerjaan, memasuki usia lanjut, atau pensiun.

Pengertian SJSN sebagaimana ditentukan dalam UU SJSN tersebut bermakna bahwa jaminan sosial adalah instrumen secara nasional dengan dikelola sesuai asas dan prinsip-prinspi dalam UU SJSN.

Senin, 09 Maret 2015

Masalah Itu Tak Seperti Kelihatannya

Sedih? Merasa hidup tidak berjalan seperti yang diharapkan? Lalu Anda terus meratapi kesedihan itu dan terpuruk dalam ketidakberdayaan? Bacalah kisah ini, semoga bisa membuat kita tidak lupa untuk selalu memahami bahwa ada rahasia-Nya di balik setiap ketetapan-Nya.

Jumat, 06 Maret 2015

Allah selalu ingin dekat denganmu.

Saat kau berjalan
mendekati Allah

Allah akan 
berlari menghampirimu

Jika kau melupakan Allah, 
Ia akan mengingatkanmu dengan ujian

Dalam Kesulitan Selalu Ada Kemudahan

Dua Wajah Hidup

Suatu hari, seseorang bertanya kepada Imam Ja'far Al-shadiq, "Apa bukti adanya Allah?" Imam Ja'far bertanya, "Apakah hingga kini kamu pernah menaiki perahu?" Orang itu menjawab, "Ya, pernah. "Imam Ja'far bertanya lagi, "Apakah kamu pernah tenggelam, sementara saat itu harapanmu untuk bisa selamat sudah habis?" Orang itu kembali menjawab, "Ya, saya pernah mengalami itu." Imam Ja'far bertanya lagi, "Apakah saat itu hatimu berpaut pada sesuatu, dan kamu memohon kepada-nya untuk menyelamatkanmu?" Orang itu menjawab, "Ya, benar demikian. "Lalu Imam Ja'far berkata, "Itulah Allah."